Menjadi seorang Muslimah adalah kesadaran strategis yang
harus ditempuh dengan segala tanggung jawab dan bukan menjadi beban, tetapi
tanggung jawab karena Allah yang memerintahkan. Kesadaran itu menuntut
langkah-langkah yang terukur mulai dari mengatur waktu, menata niat, dan
menyelaraskan tujuan hidup dengan perintah Allah.
Ketika setiap perbuatan dilandasi oleh niat karena Allah,
tidak ada satu pun yang sia-sia semuanya menjadi amal yang bernilai ketika
energi yang kita keluarkan adalah ketaatan. Itulah rahasia produktivitas yang
berkelanjutan yaitu dengan melakukan hal sederhana secara konsisten.
Untuk merealisasikannya dibutuhkan kesabaran yang menjadi
penopang utama dalam perjalanan, dengan sabar kita belajar mengelola emosi dan
tetap konsisten menjalankan kewajiban saat lelah datang. Ada
hari-hari di mana bangun pagi terasa berat, pikiran penuh, dan hati seakan
kehilangan semangat. Di saat seperti ini, kembalilah pada hal-hal yang
sederhana seperti memperbaiki niat, merapikan pikiran, dan menguatkan hubungan
dengan Allah.
Menjadi Muslimah Produktif juga berarti memberi ruang untuk
diri tumbuh dengan mencari ilmu, memperbaiki diri, dan berkontribusi bagi
keluarga serta masyarakat. Produktivitas yang sejati bukan hanya soal hasil,
tapi juga tentang kebermanfaatan karena “Sebaik-baik manusia adalah yang
paling bermanfaat bagi manusia lainnya”. (HR Ath-Thabari) ini adalah bukti
nyata bahwa hidup kita tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk memberi
manfaat kepada orang lain.

Posting Komentar